Jumat, 08 Januari 2010

OBJEK

Objek dari Navigator (Browser)

JavaScript membagi satu halaman Navigator

dalam berbagai obyek obyek, dengan tujuan untuk

memudahkan akses salah satu dari mereka dan

memanipulasinya dengan cara merubah sifat/kondisi

(properti) mereka.

Dimulai dari obyek yang paling besar diantara

semuanya, kemudian turun berdasarkan tingkatan

sampai kepada obyek yang diinginkan.

Obyek paling besar adalah obyek jendela (window)

dari navigator.

Di dalam obyek jendela, ada satu obyek yang

ditampilkan dalam bentuk sebuah halaman, kita sebut

obyek dokumen atau document

Halaman itu berisi banyak obyek seperti, formula,

text, image dan lain lainya..

Untuk mengakses satu obyek, kita harus mengakses

terlebih dahulu obyek yang paling besar( dalam hal ini

obyek window )

Contoh :


Objek Standard JavaScript


Objek Array

Obyek array adalah satu obyek yang

memungkinkan kita untuk membuat dan

memanipulasi tabel, berikut ini adalah sintaks

untuk membuat tabel : var x = new Array(elemen1[, elemen2, ...]);

jika tidak ada elemen yang disebutkan dalam

parameter, tabel itu akan menjadi tabel kosong pada

saat pembuatannya, sebaliknya jika elemen diisi,

maka isi tabel akan di inisialisasi oleh nilai dari elemen tersebut.

Metode standard Objek Array :



Objek Date (Waktu)

Obyek date memungkinkan kita

untuk bekerja dengan semua variabel

yang berhubungan dengan penanggalan

dan juga durasi waktu.

Sintaks sintaks untuk membuat obyek

date adalah berikut ini :

Nama_dari_obyek = new Date()

sintaks ini memungkinkan kita untuk

menyimpan tanggal dan jam saat ini.

Nama_dari_obyek = new Date(“hari, bulan tanggal tahun jam:menit:detik”)

parameter berbentuk string dengan batas

batas pemisah sepeti format diatas.

Nama_dari_obyek = new Date(tahun, bulan, hari)

parameter adalah 3 integer yang dipisah

kan oleh tanda koma

Objek Waktu Standard


FORMULIR ONLINE

FORMULIR ONLINE

Salah satu bagian penting dari sebuah website adalah fasilitas pengisian formulir online,

baik untuk keperluan pemesanan, kontak ke pemilik website atau untuk pendaftaran

secara online. Pada bagian ini akan dibahas pembuatan formulir online yang data

isiannya dikirimkan ke alamat e-mail tertentu.

Algoritma:

1. Membuat formulir dengan menggunakan tag FORM pada HTML. Dengan data

yang dimasukkan adalah nama, e-mail, alamat, kota, telepon dan pesanan.

2. Semua data masukkan disimpan dalam beberapa variable dan dikirimkan ke

sebuah file PHP lain yang fungsinya untuk menerima variable yang dikirimkan

oleh formulir.

3. Mengirimkan ke alamat e-mail tertentu yang isinya sesuai yang diisikan pada

formulir.

4. Selesai

Formulir 1 :

FORMULIR ONLINE

Nama :

E-Mail :

Alamat :

Kota :

Telepon :

Tulis pesanan Anda dibawah ini:

Formulir :

FORMULIR ONLINE

// ----- buat header email

$to="anonkuncoro@yahoo.com";

$subject="Formulir Online";

$from="From: $nama <$email>";

// ----- isi email

$content="";

$content.="Formulir Online\n";

$content.="Nama : $nama\n";

$content.="E-Mail : $email\n";

$content.="Alamat : $alamat\n";

$content.="Kota : $kota\n";

$content.="Telepon : $telepon\n";

$content.="Pesanan Anda:\n";

$content.="$pesanan\n";

// ----- kirim ke email

mail($to,$subject,$content,$from);

// ----- tampilkan pesan di browser

echo("Terima kasih, data yang Anda kirimkan sebagai berikut:\n");

echo("Nama : $nama\n");

echo("E-Mail : $email\n");

echo("Alamat : $alamat\n");

echo("Kota : $kota\n");

echo("Telepon : $telepon\n");

echo("\n");

echo("Pesanan Anda:\n");

?>

echo("$pesanan");

?>

Senin, 04 Januari 2010

Pengenalan JavaScript

Pengenalan JavaScript
Asal mula nama JavaScript adalah LiveScript,
dikembangkan pertama kali pada tahun 1995
di Netscape Communications.Hasil kolaborasi
antara Netscape dan Sun (pengembang
bahasa pemrograman “Java” ) memberikan
nama baru “JavaScript” pada tanggal 4 desember
1995. JavaScript adalah bahasa skrip yang
ditempelkan pada kode HTML dan diproses pada
sisi klien, sehingga kemampuan dokumen HTML
menjadi lebih luas, JavaScript memungkinkan

untuk memvalidasi masukan-masukan pada formulir
sebelum dikirim ke server, JavaScript dapat
mengimplementasi permainan interaktif

Javascript bergantung kepada browser(navigator)
yang memanggil halaman web yang berisi skrip
skrip dari Javascript yang terselip di dalam
dokumen HTML. Javascript tidak memerlukan
kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya

Perbedaan JavaScript dan Pemrograman Java

JavaScript
Bahasa yang diintepretasikan
langsung oleh browser
Kode terintegrasi dengan HTML

Bahasa dengan karakteristik yang terbatas
Hubungan dinamis, referensi dari
obyek diverifikasi pada saat loading
Kode program bisa di akses


Pemograman Java
Bahasa yang setengah terkompilasi dan
memerlukan java virtual machine untuk menterjemahkannya
Kode (applet) terpisah dari dokumen HTML,
dipanggil pada saat membuka dokumen HTML
Bahasa dengan karakteristik yang luas (Jenis variabel)
Hubungan statis,
obyek harus ada pada saat program di loading ( di kompilasi)
Kode program tersembunyi

JavaScript adalah bahasa yang “case sensitive”
artinya membedakan penamaan variabel dan
fungsi yang menggunakan huruf besar dan huruf kecil.
Dan merupakan bahasa yang mudah dipahami,
karena memiliki kemiripan dengan konsep bahasa
pemrograman visual, maupun Java ataupun C.
Seperti bahasa Java ataupun C, setiap instruksi
dalam JavaScript diakhiri dengan karakter titik koma (;).

Variabel
• Variable adalah suatu obyek yang berisi data
data, yang mana dapat di modifikasi selama
pengeksekusian program.
• Aturan pemberian nama variabel :
– Nama variabel harus dimulai oleh satu
huruf (huruf besar maupun huruf kecil)
atau satu karakter ''_''.
– Nama variabel bisa terdiri dari huruf huruf,
angka angka atau karakter _ dan & (spasi
kosong tidak diperbolehkan).
– Nama variabel tidak boleh memakai
nama yang digunakan dalam reserved
program, seperti : abstract, boolean,
break, byte, if, implements, import, in, infinity,
instanceof, int, interface, dll

Peletakan variabel (global atau lokal)
• Jika dideklarasikan dibagian awal dari
skrip program, yang artinya sebelum pendeklarasian
semua fungsi, maka semua fungsi di dalam program
bisa mengakses variabel ini, dan variabel ini menjadi
variabel global.
• Jika dia deklarasikan dengan menggunakan
kata kunci var di dalam suatu fungsi tertentu, maka
variabel itu hanya bisa di akses dari dalam fungsi
tersebut, dan artinya variabel ini tidak berguna bagi
fungsi fungsi yang lain, dan kita sebut variabel ini menjadi
variabel lokal.

Minggu, 03 Januari 2010

STRUKTUR KONTROL

STRUKTUR KONTROL
IF
Konstruksi IF digunakan untuk melakukan eksekusi suatu statement secara bersyarat.
Cara penulisannya adalah sebagai berikut:
if (syarat)
{
statement
}
atau:
if (syarat)
{
statement
}
else
{
statement lain
}
atau:
if (syarat pertama)
{
statement pertama
}
elseif (syarat kedua)
{
statement kedua
}
else
{
statement lain
}

WHILE
Bentuk dasar dari statement While adalah sebagai berikut:
while (syarat)
{
statement
}
Arti dari statemant While adalah memberikan perintah untuk menjalankan statement
dibawahnya secara berulang-ulang, selama syaratnya terpenuhi.
contoh :
$a=1;
while ($a<10)
{
echo($a);

FOR
Cara penulisan statement FOR adalah sebagai berikut:
for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3)
statement
ekspresi1 menunjukkan nilai awal untuk suatu variable
ekspresi2 menunjukkan syarat yang harus terpenuhi untuk menjalankan statemant
ekspresi3 menunjukkan pertambahan nilai untuk suatu variable
contoh :
for ($a=0;$a<10;$a++)
{
echo(“Nilai A = ”);
echo(“$a”);
echo(“
”);
}
?>

SWITCH
Statement SWITCH digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa
nilai serta menjalankan statement tertentu jika nilai variable sama dengan nilai yang
dibandingkan.
Struktur Switch adalah sebagai berikut:
switch (variable)
case nilai:
statement
case nilai:
statemant
case nilai:
statement
.
.
.
contoh :
$a=2;
switch($a)
{
case 1:
echo(“Nilai variable a adalah satu”);
break;
case 2:
echo(“Nilai variable a adalah dua”);
break;
case 3:
echo(“Nilai variable a adalah tiga”);
break;
}
?>

REQUIRE
Statement Require digunakan untuk membaca nilai variable dan fungsi-fungsi dari
sebuah file lain. Cara penulisan statement Require adalah:
require(namafile);
Statement Require ini tidak dapat dimasukkan diadalam suatu struktur looping misalnya
while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemangggilan file yang sama tersebut
hanya sekali saja.
contoh :
$a=”Saya sedang belajar PHP”;
function tulistebal($teks)
{
echo(“$teks”);
}
?>
contoh10 :
require(“contoh9.php”);
tulistebal(“Ini adalah tulisan tebal”);
echo(“
”);
echo($a);
?>

INCLUDE
Statement Include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan
didalam suatu looping misalkan dalam statement for atau while.
contoh :
echo(“--------------------------------------
”);
echo(“PHP adalah bahasa scripting
”);
echo(“--------------------------------------
”);
echo(“
”);
?>
contoh :
for ($b=1; $b<5; $b++)
{
include(“contoh11.php”);
}
?>